Halo Banua,PALANGKA RAYA — Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan bakti kesehatan berupa operasi bibir sumbing dan celah langit-langit bagi masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya ini merupakan hasil kolaborasi antara Polri, Smile Train Indonesia, dan Yayasan Senyum Harapan Nusantara untuk membantu masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas, Selasa (16/6/2026) sore.
Sebagai tahapan awal, sebanyak enam peserta mengikuti proses skrining kesehatan guna menentukan kelayakan menjalani tindakan operasi. Skrining dilakukan oleh tim medis melalui serangkaian pemeriksaan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan laboratorium, hingga evaluasi oleh dokter spesialis untuk memastikan kondisi pasien memenuhi syarat menjalani operasi dengan aman.
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng AKBP dr. Anton Sudarto, M.A.R.S., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
"Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat di bidang kesehatan. Melalui kolaborasi dengan Smile Train Indonesia dan Yayasan Senyum Harapan Nusantara, kami berharap dapat membantu pasien bibir sumbing dan celah langit-langit memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka," ujar AKBP dr. Anton Sudarto.
Ia menjelaskan, peserta yang dinyatakan memenuhi syarat medis setelah mengikuti skrining akan dijadwalkan untuk menjalani operasi sesuai rekomendasi tim dokter. Selain tindakan operasi, pasien dan keluarga juga akan mendapatkan edukasi serta pendampingan terkait perawatan pascaoperasi agar proses pemulihan berjalan dengan baik.
Menurutnya, operasi bibir sumbing dan celah langit-langit tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik pasien, tetapi juga membantu meningkatkan fungsi bicara, kemampuan makan, serta rasa percaya diri, khususnya bagi anak-anak yang menjalani tindakan tersebut.
Smile Train Indonesia sebagai organisasi internasional yang fokus pada penanganan bibir sumbing turut memberikan dukungan dalam pelaksanaan program ini. Sementara itu, Yayasan Senyum Harapan Nusantara berperan aktif dalam menjaring peserta, memberikan edukasi kepada keluarga pasien, serta mendampingi proses pelayanan kesehatan hingga pascaoperasi.
Kegiatan bakti kesehatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan keluarga pasien. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan operasi gratis yang dapat meringankan beban biaya pengobatan sekaligus memberikan harapan baru bagi masa depan para pasien.
Melalui rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kalimantan Tengah berharap kehadiran Polri dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui berbagai aksi sosial dan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (Har)